Minggu, 20 Juli 2014

Tips Mudik Menggunakan Kereta Api


    Mudik Menggunakan kereta api memang bisa dibilang paling menyenangkan dibanding dengan moda transportasi umum lainnya, kenapa ? berikut alasannya :

Penulis lagi menikmati pemandangan

Spot pemandangan yang bagus terletak di Jawa Barat

  • Kita hanya perlu duduk manis dan menikmati indahnya pemandangan dari dalam kereta.
  • Minim Kecelakaan, ya kereta memang minim kecelakaan dari pada naik bus, pesawat, atau kapal. bisa dibilang paling minim dampaknya bila terjadi kecelakaan, kalau kecelakaan mungkin hanya keluar jalur atau nyungsep di sawah. kalau di atas gunung jalur tasikmalaya ya tinggal banyak berdoa saja agar selamat
  • Harga tiket = added value yang kita dapatkan. karena di kereta kita bisa menikmati makan siang, malam, atau pagi dengan nuansa berbeda (khusus kelas exekutif). harga tiket tidak berbeda jauh dengan naik pesawat.
  • Banyak interaksi sosial yang terjadi.
  • Belajarlah dari kereta api, banyak pelajaran yang bisa di petik seperti ; bagaimana rasa bersyukur terhadap ciptaan Tuhan, indahnya bersabar, bersyukur apa yang telah kita miliki, dan sarana introspeksi diri sambil memainkan musik Ebit G Ade perjalanan ini > http://www.youtube.com/watch?v=9OS7LhEEpEc <

     Berikut Tips mudik menggunakan kereta api yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi bolak-balik naik kereta jarak jauh sampai kenal sama kru gerbong kereta (dari dan ke Surabaya - Bandung atau Jakarta) 11-12 jam :

  • Sebelum berangkat, siapkanlah beberapa barang berikut ini ;
    • Bawa makanan/snack dan minuuman dari Luar (biar hemat) tapi jangan bawa sama pedagangannya lho, karena makanan di kereta agak mahal dengan rentang harga 15.000 - 40.000 (data tahun 2013 dari bill yang saya dapat). oh iya untuk exekutif sekarang tidak ada makanan nasi campur / goreng yg dulu  include dengan tiket alias gratiss !.

Bill pembayaran
Bill pembayaran 2013
    • Bawalah peralatan Hiburan sendiri Mp3, HP jadul untuk kondisi darurat (karena sinyalnya kencang dan daya tahan baterainya awet), Smartphone / sejenis Ipad untuk main game / browsing. jangan lupa bawa charger karena tersedia stop kontak di setiap baris kursi (exekutif)
    • Sediakan 2 kartu telepon / simcard untuk telekomunikasi cadangan, kadang ada "blind spot" dimana tidak ada sinyal telepon.
    • Bawa Krepus / penutup kepala, untuk menghindari hawa dingin dari AC. (exekutif).
    • Usahakan menghindari membawa Laptop. jika ingin membawa usahakan agar tidak sering tidur dalam kereta.
    • Bawa peralatan kebersihan diri  seperti sabun untuk cuci muka / buang air besar kalau kepepet, tissue basah, beberapa kotak tissue yang kecil, dan antis (pembersih tangan antiseptic).
    • Koran / komik untuk bacaan di kereta.
    • Identitas diri (KTP, SIM)  dan tentunya tiket kereta.
 
  • Untuk keamanan barang bawaan anda :
    • Pisahkanlah antara barang bawaan pakaian, jajan dan barang berharga. untuk barang berharga tarulah di tas slempang ingat tas slempang yang tali nya agak tebal biar tidak di jambret dan periksalah letak resleting tas anda bila perlu tas barang pakaian bisa di kasih kunci kecil pada bagian resleting.
    • Masukan uang (sisakan uang 200-300 rb kedalam dompet tersendiri untuk di masukan ke saku sebelah kanan/ kiri jangan di belakang celana hal ini untuk pembayaran yang telah direncanakan spt. taksi /uang jajan di kereta) beberapa, dompet ATM dan perhiasan di bagian tersembunyi dalam Tas slempang kita. usahakan bila turun / naik gerbong pegang dengan satu tangan dan letakan di bagian depan secara erat.
    • Bila sudah berada di gerbong usahakan menempatkan barang bawaan seperti tas berisi pakaian di atas tempat duduk kita dan usahakan agak ke depan sedikit, hal ini agar mudah melihat dalam pengawasan (khusus kereta malam).

Argo Willis, exekutif pagi

Turangga, Bandung, exekutif malam

    • Jangan memakai perhiasan yang terlalu mencolok mata, usahakan yang simple namun elegan, pakailah 1 saja yang agak murah yang mahal simpen di tas slempang tadi.
    • Usahakan tidur secara bergantian dalam menjaga barang bawaan.
    • Jangan meletakkan / tidur dengan posisi kepala di dekat kaca, untuk menghindari dibalang / di lempar oleh orang tak dikenal dengan batu. kejadian ini pernah menimpa penulis pas waktu kecil naik kereta api mutiara selatan sampai kaca di gerbong pecah. Untuk exekutif mungkin agak aman karena material kaca lebih tebal dan minim pecah / bolong, biasanya banyak terjadi pada malam hari.

Kaca Exekutif Argo willis

Turangga, Malam




20-07-2014
Penulis,


Aldian B




Tidak ada komentar: